Berhenti berharap
Yank, aku tidak tahu kapan aku harus berhenti, kapan aku harus terus menghantarkanmu. Aku tidak ingin berhenti, dan aku juga tidak sanggup menerima peringatan dini dari sayank bahwa aku harus sudah berhenti menghantarkanmu. Paradoks, aku juga tidak sanggup terima kenyataan bahwa aku harus berhenti menghantarkanmu walau sayank telah beri tahu aku sejak awal.
Yank, semakin hari aku semakin sadari bahwa kecintaan sayank untukku perlahan sayank alihkan sambil sayank tata hati sayank, dan aku tahu jika tiba saatnya maka aku akan terus berharap hal yang mustahil. Aku tahu aku akan ditinggalkan dalam ketidak pastian, ditinggalkan dalam keadaan terus dan terus berharap.
Yank, aku sendiri tidak tahu harus berkata apa karena apa yang kukatakan akan selalu menyakiti hati sayank, aku tidak tahu harus berbuat apa karena apa yang akan aku lakukan selalu menyakiti hati sayank. Aku benar-benar terpuruk sendiri, dan aku akan tetap konsisten dengan apa yang telah aku lakoni.
Categories :
kecintaan . kenyataan . ketidakpastian . peringatan . terpuruk . terus berharap
